0,98 Persen Kantung Darah di Indonesia Tercemar Virus Hepatitis

Posted by on May 21, 2014 in Info Hepatitis B | 0 comments

0,98 Persen Kantung Darah di Indonesia Tercemar Virus Hepatitis

Apa jadinya jika ternyata sebanyak 0,98 persen kantung darah yang ada di Indonesia ternyata sudah tercemar virus hepatitis. Mungkin, banyak diantara kita yang tidak mau menggunakan kantung darah yang ada di negara kita.

0,98 Persen Kantung Darah di Indonesia Tercemar Virus HepatitisPenyakit kerusakan hati akibat hepatitis bisa menular akibat infeksi virus. Ada berbagai macam jenis virus yang bisa menyebabkan hepatitis, semuanya bisa menyebar lewat kontak darah. Sayangnya, virus ini juga mencemari penyimpanan darah di Indonesia.

Dari penelitian ditemukan sekitar 0,98 persen penyimpanan darah kita tercemar virus hepatitis. Angka ini cukup banyak. Jika kita mentransfusikan 200.000 kantong darah, maka ada sekitar 2.000 yang bisa menularkan seperti yang disampaikan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia.

Dalam acara temu media bertema ‘Waspadai Hepatitis: Kenali, Cegah, Obati’ Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari penelitian PMI tahun 2012 lalu.

Untuk mendeteksi adanya virus hepatitis dalam darah, diperlukan tes khusus yang disebut nucleic acid test. Tes ini terhitung mahal dan tampaknya tidak semua cabang PMI atau layanan kesehatan lain bisa melakukannya. Hal tersebut dapat dimaklumi karena sebagai organisasi, PMI harus mencari dana sendiri, tidak didanai oleh pemerintah.

Tidak ada yang tahu berapa banyak yang tertular penyakit hepatitis dari transfusi, karena penelitiannya tidak ada. Nanti mungkin bisa dilihat pada hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) yang akan keluar tahun ini, kira-kira jumlah kasusnya naik tidak.

Di Indonesia, kasus hepatitis yang paling banyak menyerang adalah hepatitis B, yaitu sebanyak 66 persen, disusul dengan hepatitis C sebanyak 26 persen, lalu hepatitis D dengan 7 persen dan paling sedikit adalah hepatitis A dengan 0,8 persen. Sayangnya, yang paling berbahaya adalah hepatitis B dan C.Gambar 0,98 Persen Kantung Darah di Indonesia Tercemar Virus Hepatitis

Berbeda dengan hepatitis A yang tergolong penyakit yang relatif ringan, hepatitis B dan C dapat berlanjut pada kerusakan hati parah hingga memicu kanker hati. Kedua jenis hepatitis ini juga seringkali tidak menimbulkan gejala, kecuali jika hati sudah kelewat rusak parah.

Pengobatan Penyakit Hepatitis

Salah satu penyakit hepatitis yang mudah diobati adalah penyakit hepatitis A. Penyakit ini terkadang hilang dengan sendirinya apabila imun tubuh kembali naik. Sedangkan penyakit hepatitis lainnya (B dan C ) cukup sulit untuk diobati. Apabila memang anda sudah divonis mengidap penyakit hepatitis b, jangan khawatir dan resah Insya Allah balai pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin siap mendampingi anda dalam melawan penyakit hepatitis B ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *