Beberapa Gejala Hepatitis B

Posted by on October 22, 2013 in Info Hepatitis B | 2 comments

Gejala hepatitis B muncul pada orang yang sudah terinfeksi penyakit hepatitis B. Penyakit hepatitis B merupakan penyakit menular yang menyerang hati. Penyakit ini berbahaya jika tidak segera diobati, bahkan bisa menjadi kronik sehingga pengobatannya akan lebih sulit.

Fungsi Hati

Beberapa Gejala Hepatitis BHati merupakan organ tubuh yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Hati berfungsi menyimpan mineral, vitamin dan gula yang akan digunakan sebagai bahan bakar, membersihkan dan menyaring racun-racun dari darah dan mengontrol produksi atau pengeluaran kolesterol. Karena itu, bisa dikatakan kalau kesehatan Anda secara umum bergantung pada hati.

Ribuan enzim yang mengatur setiap aktivitas tubuh dihasilkan di sini. Jika hati gagal memproduksi salah satu saja enzim ini, maka fungsi tubuh secara umum akan terganggu. Begitu juga dengan limpa. Limpa terdiri dari cairan jaringan, tempat semua sel-sel tubuh dibersihkan.

Gaya hidup modern bisa memaksa hati Anda untuk bekerja keras. Penggunaan alkohol, tembakau, zat pencemar dari lingkungan, zat aditif pada makanan, pestisida dari produk pertanian, kandungan kimia bahan kosmetik, produk-produk rumah tangga, stres, produk farmasi dan obat yang dijual bebas di pasaran termasuk kontrasepsi oral dan kafein, serta berbagai material lainnya bisa membunuh sel-sel liver. Jika hati rusak, maka fungsinya dalam mengeluarkan racun tidak berfungsi. Akibatnya racun akan menumpuk dalam darah dan akhirnya ke otak. Kerusakan hati ini bisa disebabkan oleh gaya hidup dan bisa juga disebabkan oleh virus, salah satunya virus hepatitis B.

Penyakit Hepatitis B

Penyakit hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam, padahal virus ini lebih infeksius 100 kali daripada HIV. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

  • Kontak langsung darah dengan darah
  • Hubungan seksual yang tidak aman
  • Penggunaan jarum suntik tidak steril
  • Tertusuk jarum suntik yang terinfeksi
  • Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
  • Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
  • Penggunaan pisau cukur bersama
  • Tranfusi darah

Penyakit hepatitis yang banyak dijumpai oleh penderita di Indonesia adalah hepatitis B. Penyakit ini berbeda gejalanya dan cara penanganannya dengan hepatitis A. Hepatitis B ini merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati.

Secara khusus tanda dan gejala hepatitis B adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

Sebenarnya seseorang yang sudah mengidap hepatitis B, seringkali tidak merasakan gejala hepatitis B apapun. Walaupun virus sudah bersarang di hati, orang bisa hidup normal tanpa terganggu sedikit pun. Hal ini dikarenakan hati sebagai organ yang “tidak cengeng”. Tidak seperti hidung, yang begitu kena virus, bisa langsung pilek. Atau organ lain yang begitu kena virus, langsung bengkak.

Gejala hepatitis B muncul pada sekitar 70% orang dewasa yang terinfeksi Hepatitis B. Gejala tersebut bisa saja baru muncul beberapa bulan setelah orang tersebut terinfeksi, diantaranya:

  • Kulit atau mata yang tampak kekuningan (jaundice)

Gejala hepatitis B yang paling umum adalah mata yang tampak kekuningan, atau disebut juga dengan jaundice. Gejala ini merupakan satu-satunya gejala yang paling mudah diketahui, sebab mata kuning menandakan ada masalah pada hati. Berbeda dengan mata merah, bisa diakibatkan karena kelilipan atau memang sedang sakit mata.

  • Kelelahan

Kelelahan adalah gejala hepatitis B lainnya, hal ini dikarenakan fungsi hati tidak bisa maksimal karena itu tubuh bekerja lebih ektra.

  • Hilangnya nafsu makan atau merasa mual

Hilangnya nafsu makan merupakan tanda tubuh seseorang sedang bermasalah, sebab tubuh yang baik, memerlukan makanan yang nantinya akan digunakan sebagai energi dalam tubuh.

  • Urin yang berwarna gelap

Warna urin yang baik itu tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang. Karena itu ketika warna urin kita berwarna gelap, hal itu menandakan bahwa ada masalah dengan tubuh kita. Walaupun masalahnya bisa bermacam-macam, namun jika dibarengi dengan gejala hepatitis B lainnya, maka bisa dipastikan warna urin yang gelap itu disebabkan karena liver yang bermasalah.

  • Perut membuncit

Selain penyakit hepatitis B, perut buncitpun bisa menjadi ciri atau tanda penyakin dalam lainnya, seperti penyakit jantung koroner dan penyakit diabetes melitus. Karena itu gaya hidup yang dapat menyebabkan perut buncit harus dirubah, agar berbagai macam penyakit berbahaya lainnya tidak menghinggapi.

  • Demam

Demam merupakan indikasi bahwa tubuh sedang diserang virus. Virus yang masuk ke dalam tubuh, dilawan oleh imun tubuh, perlawanan inilah yang biasanya menyebabkan demam pada tubuh. Jika imun tubuh kuat, virus tidak akan masuk ke dalam tubuh, jika imun tubuh jelek, maka tubuh akan sakit.

  • Nyeri sendi

Tidak semua nyeri sendi itu disebabkan oleh penyakit asam urat. Banyak macam jenis nyeri sendi yang berbeda-beda bahkan pengobatannya juga berbeda-beda. Nyeri sendi yang disebabkan oleh virus biasanya disebut Viral Arthritis. Hal ini disebabkan oleh virus yang menyerang kepada organ tubuh lain sehingga menimbulkan gejala seperti nyeri sendi ini.

  • Muntah darah
  • Badan lemas
  • Kaki bengkak

Mencegah Hepatitis BGambar Beberapa Gejala Hepatitis B

Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berperilaku seks kurang baik (ganti-ganti pasangan/homoseksual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus hepatitis B.

Yang lebih penting untuk mencegah penyakit hepatitis B adalah dengan membiasakan pola hidup sehat. Apapun jenis virusnya, jika kita terbiasa melaksanakan pola hidup sehat, dapat dipastikan berbagai penyakit bisa dihindari.

Virus hepatitis B bersarang di hati, tumbuh dan berkembang di dalamnya, bisa sampai puluhan tahun, tanpa orang merasakan gejala apa pun. Jika tidak dideteksi sejak dini, penderita baru tahu ketika sudah sampai tahap komplikasi, yaitu sirosis (pengerasan hati) dan kanker hati.

Jika saat ini Anda menemukan gejala hepatitis B pada diri Anda, maka segera tangani kepada ahlinya, agar penyakit ini lebih mudah diobati sebelum penyakit hepatitis B ini menjadi kronis. Demikian artikel gejala hepatitis B ini, semoga dengan mengetahuinya kita bisa terhindar dari penyakit yang berbahaya ini.

2 Comments

  1. Saya mempunyai pasangan Ɣªήğ tekena hepatitis b,dan. Sering berhubungan badan tanpa menggunakan pengaman..apakah. Saya cendrung tertular,,dan saya. Pernah. Baca artikel ,kecil kemungkinannya. Jika melalui hubungan seks

    • justru cara penularan virus (apapun jenis virusnya, termasuk hepatitis B, HIV, HSV, dll.) yang cepat adalah melalui hubungan seksual yang tidak aman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *