Ada beberapa herbal yang dapat obati hepatitis B dengan baik. Semua herbal tersebut tidak susah dicari, bahkan mungkin di dapurpun kita sudah memilikinya.

Penyakit hepatitis merupakan kondisi yang diakibatkan oleh peradangan hati. Peradangan ini terjadi akibat serangan virus hepatitis, mulai dari tipe A (VHA) hingga F (VHF). Salah satu tipe yang berbahaya adalah VHB. Penderita hepatitis B sering tidak memunculkan gejala. Bila penderita sudah dalam kondisi kronis, penyakit ini beresiko mengakibatkan kematian.

Infeksi hepatitis B terdiri dari 2 jenis, yakni infeksi akut dan infeksi hepatitis B kronis. Infeksi akut serangan VHB terjadi dalam waktu relatif singkat dan umumnya menyerang orang dewasa. Infeksi VHB akut masih dapat disembuhkan karena sistem imun orang dewasa bisa melenyapkan virus ini.

Sementara infeksi hepatitis B kronis merupakan serangan VHB dalam waktu yang relatif lama, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan hati yang serius dan permanen. VHB bisa berkembang dalam tubuh, terutama hati, 1-5 bulan sebelum menunjukan gejalanya. Infeksi kronis ini justru lebih sering diderita oleh bayi dan anak-anak karena sistem imun tubuhnya belum berkembang dengan baik. Namun infeksi hepatitis B kronis ini juga berpotensi besar menyerang orang dewasa.

Gejala-gejala yang umum muncul pada penderita hepatitis B antara lain hilangnya nafsu makan, mual, muntah, badan meriang, nyeri, sakit kepala, serta penguningan kulit dan selaput lendir.

Selain dengan vaksinasi dan obat-obatan medis, banyak sekali herbal yang dapat obati hepatitis B yang bisa ditemukan dan membantu memberantas penyakit ini. Selain itu, obat herbal pada umumnya memiliki kemampuan memperbaiki sel-sel hati yang rusak akibat serangan VHB.

Akar manis (Licorice)

Akar manis merupakan salah satu bahan alami yang populer dan banyak digunakan di Jepang untuk obati hepatitis B. Bagian tanaman ini memiliki kemampuan anti virus yang ampuh menghilangkan VHB yang menyerang hati penderita.

Dalam akar manis terdapat flavonoid yang mampu berfungsi sebagai antioksidan, anti inflamasi, dan anti tumor. Disamping itu juga mampu meningkatkan fungsi hati dan meregenerasi sel-sel hati yang rusak akibat serangan VHB.

Dandelion

Dandelion tidak hanya dikenal dengan keindahan bunganya saja, ternyata bagian-bagian bunga ini punya manfaat yang luar biasa bagi kesehatan manusia.

Bagian dandelion yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk hepatitis adalah bunga dan akarnya. Bunga dandelion bermanfaat sebagai antioksidan, antiviral, dan anti-inflamasi. Mengkonsumsi teh bunga dandelion yang ditambah madu bisa menjadi pilihan detox yang ampuh bagi hati.

Akar dandelion juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk hati. Ramuan dari akar ini ampuh mengembalikan fungsi hati dan menormalkan produksi empedu.

Daun Zaitun

Buah zaitun tentu sudah jamak dikenal masyarakat karena manfaatnya yang beragam. Namun siapa sangka daun zaitun juga punya manfaat yang tidak kalah dibanding buahnya. Di Maroko, daun zaitun sudah lama dikenal sebagai bahan pengobatan tradisional untuk menstabilkan gula darah.

Daun zaitun mengandung senyawa oleuropein dalam jumlah besar yang berfungsi sebagai antifungal, antibacterial serta antivirus yang ampuh mengobati infeksi internal.

Konsumsi rutin rebusan daun zaitun kering setiap hari membantu normalisasi fungsi hati dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Bit

Akar bit belakangan menjadi bahan konsumsi yang populer di masyarakat. Bit mengandung banyak sekali nutrisi seperti vitamin A,vitamin B kompleks, vitamin C, kalsium, tembaga, asam folat, kalium, dan zat besi.

Konsumsi daging bit setiap hari dapat mempercepat penyembuhan penyakit hepatitis B karena mampu meregenerasi sel-sel hati. Bit juga berguna untuk mendetox hati, mengurangi nyeri dan pembengkakan hati.

Mengkudu

Buah yang memiliki bau tidak menarik ini dikenal sebagai obat yang mujarab bagi berbagai jenis penyakit. Bisa juga untuk obati hepatitis B, terutama serangan hepatitis B akut.

Tingginya antioksidan dalam buah mengkudu berfungsi untuk melemahkan VHB yang menyerang hati. Virus yang lemah ini menjadi sulit berkembang dan lebih cepat dihilangkan. Mengkudu ini bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk seperti kapsul, jamu, maupun dikonsumsi langsung bila tahan dengan rasa dan aromanya.

Temulawak

Temulawak tidak hanya berfungsi sebagai penambah nafsu makan dan obat bagi masalah pencernaan. Kandungan kurkumin dan xanthorrhiza rx dalam temulawak juga ampuh sebagai obat hepatitis b. Kedua senyawa ini berfungsi melemahkan VHB dan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Mengkonsumsi air rebusan ataupun jamu temulawak setiap hari sangat disarankan bagi penderita hepatitis. Selain melemahkan virus, konsumsi rutin temulawak juga akan meningkatkan sistem imun tubuh.

Kunyit

Kunyit menjadi bahan yang efektif untuk obati hepatitis B akut, namun kurang efektif untuk serangan kronis. Kandungan minyak atsiri pada kunyit ampuh mengatasi serangan VHB dan menyembuhkan kerusakan hati.

Minyak atsiri juga berfungsi sebagai antimikroba yang ampuh menghambat perkembangan sel kanker. Dengan mengkonsumsi ramuan kunyit secara rutin kerusakan akibat serangan VHB bisa ditekan dan diobati dengan baik.

Konsumsi rutin jamu dari kunyit juga membantu mengobati berbagai penyakit lain karena kunyit juga mengandung zat kurkumin seperti temulawak. Kunyit juga dikenal ampuh mengatasi nyeri haid, keputihan, perut kembung, diare, diabetes, dan tifus.

Mahkota dewa

Buah mahkota dewa sudah dikenal sebagai obat yang mujarab bagi banyak penyakit. Kandungan linan, fenol, flavonoid, tanin, dan  minyak atsiri yang kaya pada buah mahkota dewa yang sudah matang ampuh mengobati penyakit dan memperbaiki sel-sel tubuh.