+6281214408050 admin@obathepatitisb.com

Mengetahui cara penularan penyakit hepatitis B sangatlah penting. Sebab, penyakit ini sangat menular dan secara medis sudah utuk disembuhkan. Karena itu, hindari hal-hal yang dapat menularkan penyakit hepatitis B.

Penyakit hepatitis B, merupakan salah satu penyakit yang banyak di takutkan. Pasalnya penyakit ini bisa dibilang mirip dengan penyakit HIV/AIDS yang ditularkan melalui cairan tubuh dan juga darah. Penyakit ini memang tidak terlalu tampak dari luar sehingga cukup sulit mengidentifikasi orang yang memiliki penyakit ini. Untuk anda yang ingin Mencegah penularan hepatitis B terhadap diri anda, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan.

Penyebab Penyakit Hepatitis B

Sebelum kita masuk pada bab yang membahas mengenai cara menghindari penularan penyakit hepatitis B ini, kami akan membahas terlebih dahulu mengenai penyebab dan juga seberapa besar kemungkinan anda tertular penyakit hepatitis B ini.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyakit hepatitis B adalah penyakit yang cukup mirip dengan penyakit HIV/AIDS dari cara penularannya. Selain itu penyakit hepatitis B ini juga merupakan penyakit yang cukup sulit diobati jika sudah masuk ke tahap kronis. Ya, jenis penyakit hepatitis B ini ada penyakit hepatitis B kronis dan juga penyakit hepatitis B akut. Perbedaan keduanya bisa anda lihat pada artikel yang sudah kami unggah sebelumnya.

Penularan Melalui Darah

Penyakit hepatitis B ini dapat menular lewat darah. Contoh penularan lewat darah antara lain adalah :

  • Penularan dari ibu dan anak di kandungan
  • Melalui luka terbuka
  • Melalui jarum suntik
  • Melalui transfusi darah
  • Penggunaan cukuran kumis bersama
  • Penggunaan sikat gigi bersama
  • Penggunaan potongan kuku bersama

Penggunaan cukuran kumis, sikat gigi dan juga potongan kuku merupakan hal yang sebaiknya tidak dilakukan bersama sebagai salah satu upaya mencegah penularan hepatitis B. Pasalnya penggunaan alat tersebut dapat memacu terjadinya luka terbuka di tubuh dan menyebabkan penularan virus penyakit hepatitis B. Selain itu masih ada banyak jenis penularan lain melalui darah. Jadi jika anda akan menggunakan sebuah perangkat secara bersamaan sebaiknya dipikirkan ulang mengenai kemungkinannya.

Selain menularkan lewat darah, penyakit hepatitis B juga bisa ditularkan melalui cairan tubuh. Cairan tubuh yang dimaksud seperti halnya sperma dan juga cairan vagina. Banyak orang mengira bahwa cairan tubuh lain seperti keringat dan juga air liur dapat menyebabkan penularan sehingga penggunaan alat makan bersama dan juga ciuman sering dihindari. Padahal tidak, hal-hal yang disebutkan tersebut bukan merupakan hal yang bisa menyebabkan penularan penyakit hepatitis B.

Apakah semua orang tahu bahwa dirinya mengidap hepatitis B?

Lalu apakah semua orang yang menderita penyakit hepatitis B ini mengetahui bahwa dirinya membawa penyakit ini? Jawabannya tidak. Baik mereka yang memiliki penyakit hepatitis B akut maupun penyakit hepatitis B kronis bisa jadi tidak mengetahui bahwa mereka mengidap penyakit tersebut. Hal ini disebabkan karena tidak semua penderita penyakit hepatitis B mendapatkan gejala infeksinya. Apalagi jika virus masih ada di masa inkubasi.

Masa inkubasi ini akan berjalan dalam waktu 1 hingga 6 bulan. Pada waktu tersebut mungkin para penderita tidak akan merasakan gejalanya. Hal ini mungkin akan membuat anda merasa lebih sulit untuk mengenalinya. Jadi tindakan preventif berupa mencegah penularan hepatitis B secara aktif kapanpun dan dimanapun harus anda lakukan.

Cara menghindari penularan penyakit hepatitis B

Upaya mencegah penularan hepatitis B yang aktif ini dapat dilakukan dengan beberapa cara. Apa saja? Berikut ini ulasannya.

Menghindari lingkungan penularan aktif

Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah penularan hepatitis B secara aktif adalah dengan menghindari lingkungan pergaulan yang memiliki kemungkinan penularan yang tinggi. Contohnya menghindari pergaulan percintaan sesama jenis atau seks bebas, pergaulan pengguna narkoba

Datang ke klinik yang terpercaya

Ketika anda akan melakukan tindakan medis seperti suntik, operasi bedah atau hal-hal lainnya maka pastikan anda hanya datang pada klinik kesehatan yang terpercaya. Penggunaan alat kesehatan seperti suntik dan lain-lainnya bisa menjadi salah satu penyebab penularan penyakit hepatitis B ini. Bukan hanya itu, penggunaan jarum tato atau piercing yang tidak steril dan bergantian juga bisa menjadi sarana penularan penyakit hepatitis B ini. Jadi pastikan anda hanya datang ke tempat-tempat yang memiliki sertifikat resmi dan menjamin keamanan penggunaan alatnya ketika ingin melakukan modifikasi pada tubuh anda.

Menggunakan pengaman

Seks bebas adalah salah satu cara penularan penyakit hepatitis B yang sangat aktif. Oleh karena itu, pastikan anda menggunakan pengaman jika anda melakukan hubungan yang bukan pasangan anda. Atau jika pasangan anda terlihat tidak terpercaya, sebaiknya lindungi diri anda.

Merawat luka dengan baik

Ketika anda memiliki luka terbuka pastikan luka yang anda miliki tertutup dengan baik. Hindari luka terbuka meski di anda tidak tahu bahwa di lingkungan anda ada orang yang mengidap penyakit hepatitis B ini. Selalu tutup untuk menghindari potensi penularan.

Jika hidup dengan orang yang menderita penyakit hepatitis B

Jika salah satu keluarga anda memiliki penyakit hepatitis B ini, anda tidak perlu takut  ketika merawatnya. Hanya saja jika ada darah yang keluar dari tubuh penderita seperti darah menstruasi atau darah karena luka segera buang benda yang mengalami kontak darah tersebut dan juga bersihkan bekas darah dengan menggunakan bleaching untuk mencegah penularan hepatitis B. Hal yang paling utama adalah, lakukan vaksinasi terhadap seluruh anggota keluarga agar tidak tertular!

Bisakah penyakit hepatitis B kambuh?

Jika anda membaca artikel kami sebelumnya, anda mungkin akan menemukan kenyataan bahwa penyakit hepatitis B sesungguhnya bisa disembuhkan. Pertanyaannya, jika penyakit ini sudah sembuh apakah mantan penderita penyakit hepatitis B ini dapat mengalami sakit ini lagi? Jawabannya adalah tidak. Orang yang sudah pernah mengalami infeksi virus penyakit hepatitis B dan berhasil menghindarinya tidak akan mengalami infeksi lagi. Hal ini disebabkan karena ketika berhasil menyembuhkan diri sendiri artinya dalam tubuh sudah terbentuk antibodi sehingga virus ini tidak akan bisa masuk dan menginfeksi tubuh anda kembali. Meskipun dapat sembuh, tapi pastikan anda tetap melindungi diri anda dengan melakukan upaya mencegah penularan hepatitis B dengan cara yang sudah disebutkan sebelumnya.